Bengkayang — Dalam upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Bengkayang, Jasa Raharja bersama para stakeholder terkait menggelar Operasi Gabungan yang dilaksanakan di Jalan Perwira, tepatnya di depan Kantor Satlantas Polres Bengkayang, senin 26/01/2026.
Kegiatan Operasi Gabungan ini melibatkan unsur Satlantas Polres Bengkayang, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, UPT PPD Bapenda Kalimantan Barat, Bapenda Bengkayang, dan Satpol PP Bengkayang. Jasa Raharja turut hadir dan berpartisipasi aktif yang diwakili oleh SPV Samsat Bengkayang, Leonard Karamoy.
Operasi gabungan difokuskan pada pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan, kepatuhan terhadap penggunaan perlengkapan keselamatan berkendara, serta pemberian edukasi kepada pengendara mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Selain penindakan, kegiatan ini juga mengedepankan pendekatan persuasif dan preventif kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Jasa Raharja menyampaikan bahwa kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas merupakan faktor kunci dalam menekan angka kecelakaan. Pelanggaran lalu lintas yang masih sering ditemukan, seperti tidak menggunakan helm, melanggar rambu, serta kelengkapan kendaraan yang tidak sesuai, berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
“Kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas memiliki peran yang sangat penting dalam mengurangi angka kecelakaan di Kabupaten Bengkayang. Melalui operasi gabungan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta lalu lintas yang aman dan berkeselamatan,” ujar Leonard.
Melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam Operasi Gabungan ini, diharapkan dapat terbangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat Bengkayang, sekaligus menjadi langkah konkret dalam menciptakan keselamatan transportasi jalan.
Sebagai BUMN yang mengemban amanah perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja terus berkomitmen untuk mendukung berbagai upaya pencegahan kecelakaan melalui kegiatan edukasi, koordinasi, dan kolaborasi bersama stakeholder terkait, demi keselamatan masyarakat pengguna jalan.
