Jakarta: Electricity Connect 2025 resmi dibuka di Jakarta International Convention Center (JICC), pada Rabu (19/11/2025). Acara ini membuka kesempatan bagi para pemangku kebijakan dan pelaku industri sektor energi untuk membangun kemitraan dan investasi. Ketua Panitia Pelaksana Electricity Connect 2025 sekaligus Sekretaris Jenderal Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), Arsyadany G. Akmalaputri, mengatakan bahwa ajang ini berpotensi memperkuat ekosistem EBT di kawasan Asia, khususnya Indonesia.
Baca Juga : Tarif Terbaru Listrik PLN November-Desember 2025, Simak Rincian Biayanya
“Kami optimis, Electricity Connect tahun ini akan berjalan sukses dan membuka lebih banyak pintu kolaborasi dan inovasi dari para pemangku kebijakan dan pelaku industri. Sama seperti tahun lalu, Electricity Connect 2025 merupakan Net Zero Emission event di mana seluruh jejak karbon yang sudah ditinggalkan ditukar dengan Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca,” ujar Arsya di JICC, pada Rabu (19/11/2025).
Dalam penyelenggaraannya, Electricity Connect 2025 diprakarsai oleh MKI dan didukung penuh oleh Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero). Adapun acara ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi dan investasi berkelanjutan dalam transisi energi hijau di Indonesia.
Sebagai informasi, Electricity Connect 2025 memiliki berbagai rangkaian kegiatan selama tiga hari, yakni 19-21 November 2025. Mulai dari plenary sessions, panel discussion, thematic discussions, high-level dialogues, knowledge hub, workshop, penandatanganan nota kesepahaman, supplier gathering, hingga one-on-one meeting.
Acara ini juga menghadirkan pameran yang diikuti oleh sebanyak 94 exhibitor pelaku industri bidang ketenagalistrikan. Para peserta pameran tersebut menampilkan terobosan teknologi paling mutakhir dari bidangnya masing-masing.
