BANTUL – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta terus mengintensifkan pelaksanaan Samsat Initiative for Growth Achievement Program (SIGAP) sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Pada Kamis (18/6/2026), kegiatan SIGAP Instansi dilaksanakan di PT Clandys Sukses Abadi Bantul dan Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Bantul.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Andra selaku staf PT Clandys Sukses Abadi Bantul, Hendratno Bagus selaku Penanggung Jawab Samsat Bantul, serta Ardika Awan Indralaksana, S.STP dari BPKPAD Kabupaten Bantul. Kunjungan dilakukan dalam rangka memperbarui data kendaraan yang masih dimiliki maupun yang telah dijual, guna memastikan kesesuaian data kendaraan yang tercatat pada sistem administrasi Jasa Raharja melalui aplikasi Ceri.
Dalam pelaksanaan SIGAP di PT Clandys Sukses Abadi Bantul, petugas melakukan verifikasi terhadap kendaraan yang tercatat memiliki tunggakan. Hasil pendataan menunjukkan terdapat tiga unit kendaraan roda dua yang masih tercatat menunggak. Namun berdasarkan hasil klarifikasi dengan pihak perusahaan, seluruh kendaraan tersebut telah dijual dan keberadaannya saat ini tidak lagi diketahui.
Sementara itu, pada kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Bantul melalui BPKPAD, diperoleh informasi bahwa terdapat lebih dari 50 unit kendaraan yang masih memiliki tunggakan SWDKLLJ. Kendaraan-kendaraan tersebut tersebar di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta kalurahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul. Pengelolaan pembayaran PKB dan SWDKLLJ dilakukan secara mandiri oleh masing-masing SKPD sehingga diperlukan koordinasi lebih lanjut untuk memastikan penyelesaian kewajiban administrasi kendaraan tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Ardika Awan Indralaksana, S.STP memberikan masukan agar pihak Samsat dan Jasa Raharja menyampaikan surat resmi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul melalui Kepala BPKPAD Kabupaten Bantul sebagai langkah koordinasi dan percepatan tindak lanjut terhadap kendaraan yang masih memiliki tunggakan.
Hendratno Bagus menyampaikan bahwa program SIGAP merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan akurasi data kendaraan sekaligus mendorong kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ melalui pendekatan yang lebih proaktif kepada instansi pemerintah maupun perusahaan.
“Melalui kegiatan SIGAP, kami dapat memperoleh informasi yang lebih akurat terkait status kendaraan yang masih dimiliki maupun yang telah berpindah kepemilikan. Data ini sangat penting sebagai dasar tindak lanjut dalam rangka meningkatkan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ serta mendukung optimalisasi collection rate,” ujarnya.
Data hasil kunjungan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pendekatan Customer Relationship Management (CRM), program SIGAP, serta kegiatan pendataan dan pembinaan kepada wajib pajak maupun instansi terkait. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor sekaligus memperkuat kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ.
Jasa Raharja berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas data kendaraan, memperkuat kepatuhan administrasi, serta mendukung peningkatan collection rate Kanwil D.I. Yogyakarta sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan dasar yang berkelanjutan kepada masyarakat.
