KUDUS – PT Jasa Raharja Cabang Pati memperkuat langkah preventif guna menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas melalui Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi. Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, pada Rabu (29/4) ini menyasar salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan kecelakaan tertinggi.
Kepala Cabang Jasa Raharja Pati, Krisnoadi Kusumo Nugroho, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi ini didasarkan pada data statistik kewilayahan. Berdasarkan domisili korban, Kecamatan Undaan masuk dalam jajaran enam besar wilayah dengan jumlah kasus kecelakaan tertinggi di bawah naungan Cabang Pati.
Dalam kesempatan tersebut, Krisnoadi menekankan pentingnya peran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebagai perlindungan dasar bagi masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa langkah terbaik adalah pencegahan sebelum musibah terjadi.
“Ini adalah wujud kolaborasi nyata antara Jasa Raharja, Kepolisian, Pemerintah Daerah, hingga tokoh masyarakat. Tujuan utamanya adalah menciptakan perubahan perilaku berlalu lintas yang lebih aman dan berkeselamatan,” ujarnya.
Strategi berbeda diterapkan dalam program kali ini dengan melibatkan lini terkecil pemerintahan. Sebanyak 70 aparatur yang terdiri dari tingkat kecamatan, perangkat desa, hingga Ketua RW dikukuhkan menjadi Agen Keselamatan Transportasi.
Para agen ini dibekali pemahaman mendalam untuk menjadi perpanjangan tangan dalam mengedukasi warga di lingkungan masing-masing. Mereka juga diharapkan mampu menyusun program keselamatan secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat desa.
“Setiap langkah kecil yang diambil dalam menjaga keselamatan di jalan raya merupakan kontribusi besar bagi terwujudnya Indonesia yang lebih selamat,” tambahnya.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, Jasa Raharja berharap pola pikir masyarakat terhadap keselamatan berkendara dapat berubah secara fundamental, sehingga angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Kudus, khususnya Kecamatan Undaan, dapat ditekan secara signifikan.
