Pangandaran – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor serta optimalisasi pendapatan daerah, PT Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat Kabupaten Pangandaran menggelar rapat persiapan pelaksanaan operasi gabungan.
Kegiatan rapat tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antar instansi yang tergabung dalam Tim Pembina Samsat, yang terdiri dari PT Jasa Raharja, Badan Pendapatan Daerah, serta Kepolisian Republik Indonesia. Rapat ini bertujuan untuk mematangkan strategi pelaksanaan operasi gabungan yang akan dilakukan dalam waktu dekat di wilayah Kabupaten Pangandaran.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal teknis dan strategis, antara lain penentuan lokasi operasi, jadwal pelaksanaan, pembagian tugas antar instansi, serta langkah-langkah pendekatan persuasif kepada masyarakat. Operasi gabungan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Perwakilan PT Jasa Raharja Sdr. Febrian Alhando selaku PJ Samsat Induk Pangandaran menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat pengguna jalan. Dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam membayar SWDKLLJ, maka keberlangsungan program santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas dapat terus terjaga.
Selain itu, Tim Pembina Samsat Kabupaten Pangandaran juga berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan kolaborasi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk melalui kegiatan operasi gabungan ini. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif masyarakat untuk taat administrasi kendaraan, sehingga dapat mendukung terciptanya tertib berlalu lintas dan peningkatan keselamatan di jalan raya.
